Saturday, October 3, 2020

Tour to Pine Forest in Sumber Jaya, West Lampung

West Lampung is arguably a paradise for natural tourism, mountains, rivers, forests, beaches with high sea waves, hot springs, historical sites and so on. Physically, the regency with its capital in Liwa does have a very different land contour from other districts in Lampung. West Lampung is also the largest area included as part of the Bukit Barisan National Park which has a very large protected forest.

Hutan Pinus Lampung Barat
The umbrellas hanging between pine trees are very instagrammable

One of the locations for eco-tourism in West Lampung is Sumber Jaya Pine Forest in West Lampung. The trip to Sumber Jaya Pine Forest from Bukit Kemuning Subdistrict, North Lampung, takes about 40 minutes by winding uphill roads. The scenery during the trip is very exciting because along the way we will be presented with views of the mountains and hills from a height.

Arriving there, we will see a pine forest which to people in general will feel foreign because pine forests are rather rare on the island of Sumatra. This different view will make us even more curious after breathing the fresh air and green scenery.

The pine trees in the Sumber Jaya pine forest belong to the Pinaceae family and the Pinopsida class. Pine or also known as Sumatran tusam tree. Sumatran Tusam is a pine tree that lives and grows on the island of Sumatra. Pines that grow in needle-leaved Sumatra are conifers (Pinophyta).
Betuk tall pine tree towering by forming a cone up the cone.

Hutan Pinus Lampung Barat
Pine Forest a cool place to relax

 

The roots of this tree are very strong and can withstand wind or storms. Pine forests are included in tropical forests in the mountains and hills of Indonesia. Pine trees prefer to grow where the altitude is above 600m above sea level to about 1500m above sea level. Pines also have the characteristic of being a cylindrical main stem, straight and upright. The branches form a regular loop, the free height of the branches can reach 10-25 meters.

This pine tree sap can be tapped to produce turpentine and gondorukem raw materials. Perum Perhutani conducts nursery and cultivation in Java and Sumatra, in addition to planting industrial pine forests to meet the needs of turpentine and gondorukem.

It turns out that the pine forests that we often see in the forests of Europe or the Americas are also in West Lampung. If you like old Coboy films, we can see the existing forests in the form of pine and spruce forests.

a tree threaded like a snake

 

 


    

Entering this forest area has begun to feel cold and cool. There is a distinctive pine forest aroma, this could be an aromatherapy for stress relief or a result of being cut off by a boyfriend. The dense shade of pine trees makes us cool to sit around and chat about the future. The aroma of stress relieving pine forest therapy will be even more pronounced if there is a gentle breeze blowing the pine trees and leaves.

The Pine Forest Ecotourism in Sumber Jaya is cultivated in collaboration with KPHL II Liwa, KPA Green, HPPHL and the HKM Group which formed a consortium called West Land. This collaboration was formed for the management of this pine forest. Apart from the aim of preserving pine forests, it is also to increase tourism in West Lampung. 


Close to the Bukit Barisan National Park

In this pine forest area, various tree houses, huts, gardens and comfortable seats have been made for hanging out with family or friends. We can also rent a swing cloth that is stretched between two trees to lie down while swinging. Obviously if we swing over time on this swinging cloth we can fall asleep because of the cool air, the breeze and the smell of pine which makes our nerves loose and relax.

Hutan Pinus Lampung Barat
One of the tallest pine trees


For those of you who like to take photo actions in the Sumber Jaya pine forest, interesting photo spots and Instagram photos have also been made with natural and natural backgrounds.

For copyists, "copy pay". Drink coffee in a cold place with fresh air. There is also a place to order black coffee, brewed coffee, moca coffee or cappuccino. Just select. It's a shame if the atmosphere is very comfortable but not coffee. It feels incomplete.

The journey home while enjoying the sunset



#TheIndonesiaAdventure
The Indonesia Adventure Team Writter

Tag : West Lampung, Pinus Debt, West Lampung Tourism, Bukit Barisan National Park, Forest

Monday, September 9, 2019

Segarnya Udara Hutan Pinus di Sumber Jaya, Lampung Barat

Lampung Barat bisa dibilang sebagai surganya wisata alam,  pegunungan, sungai, hutan,  pantai dengan ombak laut yang tinggi, pemandian air panas, situs sejarah  dan sebagainya. Secara fisik wilayah kabupaten yang beribukota di Liwa ini memang memiliki kontur tanah yang sangat berbeda dengan kabupaten lainnya di Lampung.  Lampung Barat juga merupakan areal  terluas yang masuk sebagai bagian dari Taman Nasional Bukit Barisan yang memiliki hutan lindung sangat luas.

Hutan Pinus Lampung Barat
Hutang Pinus tempat bersantai yang asik

Salah satu lokasi wisata alam eco turism di Lampung Barat adalah Hutan Pinus Sumber Jaya  di Lampung Barat.  Perjalanan menuju ke Hutan Pinus Sumber Jaya ini dari Kecamatan Bukit Kemuning Lampung Utara membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan jalan menanjak berliku. Pemandangan selama perjalanan sangat mengasikkan karena sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan dengan pemandangan gunung dan perbukitan dari ketinggian.

Sesampainya disana kita akan melihat hutan pinus yang bagi orang pada umumnya akan terasa asing karena agak jarang hutan pinus di Pulau Sumatra. Pemandangan berbeda ini akan semakin membuat kita penasaran setelah menghirup udara segar dan pemandangan hijau.

Pohon pinus yang  ada di hutan pinus Sumber Jaya ini termasuk family Pinaceae  dan klas Pinopsida.  Pinus atau disebut juga sebagai pohon tusam Sumatra. Tusam Sumatra adalah pohon pinus yang hidup dan tumbuh di Pulau Sumatra.  Pinus yang tumbuh di Sumatra berdaun jarum merupakan tumbuhan runjung (Pinophyta).
Betuk pohon pinus tinggi menjulang dengan membentuk kerucut semakin keatas semakin kerucut.

Hutan Pinus Lampung Barat
Payung yang digantung diantara pohon pinus sangat instagrammable

Akar-akan pohon ini sangat kuat dan tahan menghadapi terpaan angina tau badai.  Hutan pinus termasuk kedalam hutan tropika  pada pegunungan dan berbukitan di Indonesia. Pohon pinus lebih senang tumbuh ditempat ketinggiannya berada diatas 600m di atas permukaan laut hingga sekitar 1500m diatas permukaan laut. Pinus juga memiliki ciri yaitu batang utama silindris, lurus dan tegak. Cabang-cabang membentuk putaran yang teratur, tinggi bebas bebas cabang bisa mencapai 10-25 meter.

Getah pohon pinus ini bisa disadap untuk menghasilkan bahan baku terpentin dan gondorukem. Perum Perhutani melakukan pembibitan dan pembudidayaan di Pulau Jawa dan Sumatra, selain untuk penanaman hutan pinus industry untuk memenuhi kebutuhan terpentin dan gondorukem.

Ternyata hutan pinus yang sering kita lihat dihutan-hutan Eropa atau Benua Amerika juga ada di Lampung Barat.  Kalau yang suka dengan film-film coboy zaman dulu bisa kita lihat hutan-hutan yang ada berupa hutan pinus dan cemara.

pohon yang mengulir seperti ular
Memasuki kawasan hutan ini sudah mulai terasa dingin dan sejuk. Ada aroma hutan pinus yang khas, bisa jadi ini menjadi aroma terapi untuk penghilang stress atau akibat diputus pacar. Teduhnya pohon-pohon pinus yang rapat membuat kita asik untuk duduk-duduk sambil ngobrol-ngobrol tentang masa depan. Aroma terapi hutan pinus penghilang stress akan semakin terasa jika ada angin sepoi-sepoi yang meniupkan pohon dan dedaunan pinus.

Ecowisata Hutan Pinus di Sumber Jaya  tersebut dibudidaya  atas  kerjasama KPHL II Liwa, KPA Green, HPPHL dan Kelompok HKM yang membentuk konsorsium yang bernama West Land.  Kerjasama ini dibentuk untuk pengelolaan hutan pinus ini. Selain dengan tujuan untuk pelestarian hutan pinus, juga untuk meningkatkan pariwisata di Lampung Barat.

Di dalam area hutan pinus ini  sudah dibuat berbagai rumah pohon, pondokan-pondokan, taman dan tempat duduk yang nyaman untuk kongkow-kongkow dengan keluarga atau teman. Kita juga bisa menyewa kain ayun yang dibentangkan antara  dua pohon untuk tiduran sambil berayun. Jelas kalau kelamaan terayun di kain ayun ini kita bisa ketiduran karena udara sejuk, angin sepoi dan aroma pinus yang membuat urat syaraf kita kendur dan santai.

Hutan Pinus Lampung Barat
Salah satu pohon pinus yang cukup tinggi

Bagi Anda yang suka melakukan aksi photo di hutan pinus Sumber Jaya ini juga sudah dibuat spot-spot photo yang menarik dan instagrameble dengan background yang natural dan alami.

Untuk kaum pengopi, "ngopy pay". Ngopi ditempat dingin dengan udara yang segar mantap kalii.  Disini ada tempat pemesanan kopi hitam, kopi tubruk, kopi moca atau cappucino juga ada. Tinggal pilih. Sayang kalau suasana sangat nyaman tapi gak ngopi. Tidak komplit rasanya. Oke selamat berwisata!

Perjalanan pulang sambil menikmati tenggelamnya matahari

Photografer : Azzahra R.

#TheIndonesiaAdventure
The Indonesia Adventure Team Writter

Saturday, November 19, 2011

Macam-Macam Paket Wisata Lampung Barat


Kabupaten Lampung Barat merupakan salah satu DaerahTujuan Wisata (DWT) di Propinsi Lampung. Ini dapat dilihat daribanyaknya wisatawan mancanegara maupun nusantara yang datang berkunjunguntuk menikmati berbagai objek wisata di Lampung Barat. Objek wisata diLampung Barat sangat lengkap mulai dari laut, danau, pegunungan, wisataalam dan juga wisata petualangan.

Untuk pengembangan pariwisata di Lampung Barat, Pemerintah Kabupatenterus melakukan berbagai upaya seperti penyediaan sarana dan prasaranainfrastruktur.

ImageKawasan Wisata Terpadu Lumbok Ranau (Seminung Lumbok Resort)
Keindahan Danau Ranau di Pekon Lumbok Kecamatan Sukau memang luarbiasa, demikian diungkapkan berbagai kalangan yang pernah berkunjung keLumbok. Ditempat itu kita bisa menyaksikan hamparan biru danau denganlatar belakang gunung seminung yang menjulang tinggi dan perbukitanhijau.

Wisatawan juga menikmati kehangatan air panas dikaki gunungseminung, berperahu,dan berpiknik bersama keluarga.Karena disini terdapat.

Untuk memanjakan wisatawan Pemerintah KabupatenLampung Barat telah membangun berbagai sarana seperti fasilitas 2Cottage dengan kolam renang, hotel standar bintang 3 dengan 16 kamar,Restoran dan Convention Hall dengan kapasitas 30 orang lantai dasar dan400 orang lantai atas.

Paralayang
Selain menikmati keindahan alam danau, wisatawan yang hobi olahragaparalayang dapat melakukannya disini. Kegiatan dirgantara paralayangmerupakan bagian atraksi wisata. Dari ketinggian sekitar 400 meter,wisatawan dapat menikmati kontur alam yang begitu indah, danau ranauyang dilingkupi oleh pegunungan yang tegak menjulang salah satunyaGunung Seminung serta areal persawahan yang membentang luas sungguhpanorama alam yang menyejukkan hati.

Wisatawan melakukan take off di bukit Mandi Angin, Pekon Lumbok denganketinggian 400 meter dpl. Site paralayang di Lumbok Ranau secara teknissangat layak dan memiliki pemandangan alam yang lengkap.

Wisata Alam Pekon Hujung
Objek Wisata di Pekon Hujung Kecamatan Belalau, disini terdapat Gunung tertinggi di Lampung Barat yaitu Gunung Pesagi, dimana gunung inidijadikan sebagai wana wisata atau wisata alam. Wisatawan selainberpetualang melakukan pendakian dapat melihat keindahan alam dan bahari Lampung Barat dari ketinggian Gunung, disini juga terdapat Homestay tradisional Lampung Barat yang dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

Wisata alam kubu perahu
Lampung Barat memang tidak pernah habis. Satu lagi lokasi petualanganalam yang sangat menantang. Yakni wisata alam Kubu Perahu di KecamatanBalik Bukit. Di sini wisatawan dapat menikmati rimbunnya pohon-pohonbesar hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Lokasi inisangat cocok untuk kegiatan jungle run. Wisatawan dapat menikmatialiran sungai yang jernih disepanjang perjalanan menapaki hutan kawasanTNBBS. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati air terjun Sepapa Kiriyang begitu jernih dan indah.

Desa Wisata Lumbok
ImageLampungBarat juga menyajikan wisata desa, dimana desa yang dikunjungi masihsangat alami dengan suguhan pemandangan Danau Ranau, di tempat ini parapengunjung dapat melakukan aktivitas yang cocok untuk keluargadiantaranya : Menombak ikan, memanah ikan, berenang, memancing belutdan aktivitas malam yang tak kalah serunya.

Didesa Lumbok yang berjarak + 30 km dari ibukota kabupaten LampungBarat Liwa, pengelola kawasan ini menyediakan homestay dirumahtradisional penduduk setempat dan menyajikan kuliner khas, seperti gulai taboh, dan ikan bakar

Danau Suoh.
Wisata alam ini menyajikan potensi wisata olahraga serta menjanjikanpengalaman yang tak terlupakan, perjalanan ke lokasi yang hanya dapatditempuh dengan menggunakan kendaraan jenis off Road dan kendaran rodadua jenis trail. Di sini terdapat 3 buah danau yang berubah-ubahwarnanya. Kawasan sekitar danau terdapat sumber panas bumi yangmenambah keunikan dan keistimewaan lokasi. Untuk menuju lokasi dapatmelalui Kecamatan Sekincau atau Kecamatan Batu Brak dengan jarak tempuh4 jam perjalan dari Ibukota Liwa. Juga dapat melalui Kecamatan WonosoboKabapaten Tanggamus.

Arung Jeram

Bagi anda yang gemar olah raga arung jeram (rafting), Lampung Baratmemiliki Sungai Way Besai. Di sungai yang terdapat di Kecamatan SumberJaya ini wisatawan dapat menikmati lintasan jeram dengan grade IIIdengan jarak tempuh 3 km menjanjikan aktifitas yang menantang bagi parapenggemar olahraga arung jeram.

Wisata Bahari

Objek Wisata Bahari terdapat di daerah pesisir Lampung Barat diantarnya :

Tanjung Setia
Terletak di Pesisir Selatan, 52 Km dari Liwa potensi daya tarik yangditawarkan adalah berselancar, berenang, menyelam, berperahu, berlayar,snorking, memancing, berjemur matahari,menyusuri pantai,mengumpulkankarang dan fotografi.

Pantai Labuhan Jukung
Pantai labuhan jukung yang berlokasi di pekon kampung Jawa kecamatan, 35 Km dari Liwa
Pesisir Selatan.

Pantai Way Jambu
Terletak di Pesisir Selatan, 60 Km dari Liwa potensi daya tarik yang ditawarkan adalah berenang, menyelam, bersepeda,selancar angin,berkemah,dan berjemur matahari
Pantai Way Sindi
Pesisir Tengah, 34 Km dari Liwa
Pantai Suka Negara
Terletak di Bengkunat , 68 Km dari Liwa
Pantai Way Haru
Terletak di Bengkunat, 212 Km dari Liwa.

Objek wisata budaya dan sejarah
Objek Wisata budaya dan sejarah, adanya situs megalitik di PekonPurajaya, rumah tradisional di desa Sukadana, dan berbagai PetilasanPatih Gajah Mada di Kecamatan Lemong.

Ragam Kesenian
Pesta Sakura
Pesta sakura merupakan pesta topeng yang diadakan tiga hari setelahHari Raya Idul Fitri, dimulai sejak jam 09.00 hingga berakhir pada sorehari. Keunikan dari pesta sakura ini dalam acara panjat pinang yangberhadiakan berbagai barang yang digantung dipuncak batang pinang, parapemanjatnya terdiri atas beberapa orang pria (kelompok), dan parapemanjat tersebut memakai topeng serta dengan berbagai busana yangunik, bahkan para ada ada diantaranya ang memakai pakaian wanita. Pestaini dilaksanakan

Tari-tarian
Sesuai dengan kondisi alam yang terdiri dari daerah perhutanan danlautan, Kabupaten Lampung Barat memiliki aneka ragam tarian dengan temayang banyak terinspirasi dari lingkungan. Keberdaan margasatwa banyakmengilhami gerakan tari-tarian di daerah Lampung Barat. Di daerah BalikBukit terdapat Tari Kenui dan Tari Batin,dua jenis tarian yanggerakannya meniru burung elang. Tari batin biasanya dilakukan dalamrangka menyambut tamu-tamu penting.

Event Tahunan

Festival Teluk Stabas
Festival ini diadakan perlombaan Kesenian dan Budaya tradisional antara lain: hadra, bedikhir, hahiwang, gambus dan Lomba tarian adat tradisional lainnya. Festival ini dijadwalkan berlangsung pada setiap bulan Juli.

Semarak Wisata Tanjung Setia
Pada kegiatan ini dilaksanakan berbagai perlombaan yang bernuansa bahari seperti selancar, kebut jukung, voli pantai, sepakbola pantai. Selain itu ditampilkan beberapa atraksi kesenian. Festival ini dijadwalkan berlangsung pada setiap bulan Juni

Gebyar Pesona Lumbok Ranau
Pada kegiatan ini dilaksanakan berbagai perlombaan yang bernuansa wisata tirta seperti kebut jukung, triatlon tradisional, memanah ikan, memancing didanau. Selain itu ditampilkan beberapa atraksi kesenian. Festival ini dijadwalkan berlangsung pada setiap bulan September.

Sumber : www.lampungbarat.go.id

Potensi Pariwisata Lampung Barat



Air Panas di Suoh, Lampung Barat
Untuk lebih mengenalkan potensi obyek wisata yang dimiliki oleh suatu daerah adalah dengan mengadakan suatu kegiatan atau event yang dikemas sedemikian rupa, sehingga masyarakat luas dalam hal ini wisatawan baik domistik maupun mancanegara akan berkunjung dan menyaksikannya.

Even kegiatan ini akan dilaksanakan secara kontinyu dan berkesinambungan bahkan dijadikan sebagai kalender tetap yang diselenggarakan setiap tahunnya.

Kabupaten Lampung Barat yang berjuluk Bumi Beguai Jejama dengan daerah yang memiliki karakteristik bentang alam yang kompleks yang jarang dimiliki oleh daerah lain.

Dengan luas wilayah 4.950,40 km2 dan berpenduduk 410.848 jiwa yang mendiami 17 kecamatan, lebih dari 195 pekon dan 6 kelurahan ini memiliki kondisi alam dengan topografi yang menghadirkan nuansa keindahan yang menghiasi kabupaten kita ini.

Jalan lintas Liwa di Lampung Barat yang berkelok-kelok
Disamping itu penduduknya yang heterogen dengan adat istiadat dan seni budaya yang bernilai tinggi. Lampung Barat juga memiliki geomorfologi yang lengkap seperti gunung, laut, danau, sungai, air terjun, dan hutan termasuk flora dan fauna di dalamnya, juga memiliki bentang alam lembah dan dataran tinggi dengan ketinggian diatas 800 m dari permukaan laut, dimana yang kesemuanya itu merupakan anugerah tuhan yang maha esa yang tentunya patut kita syukuri dan menjadi aset wisata potensial yang dapat dikembangkan.

Selain itu dengan bentang alam pantai sepanjang kurang lebih 210 km yang melintasi dari arah barat laut ke tenggara dengan topografi dataran rendah, pantai yang berpasir, hingga berbukit terjal yang berhadapan langsung dengan samudera indonesia sampai berbatasan dengan Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) di sebelah Barat Indonesia.

Masjid (Islamic Center) di Liwa
Dengan demikian berdasarkan kondisi alam seperti tersebut di atas, maka potensi pengembangan pariwisata di Lampung Barat ini cukup potensial dan menjadi daya tarik wisata yang unik dan spesifik, sehingga keaslian dan kekayaan budaya, adat istiadat, keberadaan obyek-obyek wisata yang ada di Lampung Barat harus ditampilkan atau ditunjukkan dan kembangkan untuk memberikan bukti bahwa terdapat keanekaragaman aset-aset pariwisata yang tidak kalah dengan obyek-obyek wisata di daerah lain di Indonesia bahkan mancanegara.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat terus mempromosikan sejumlah objek-objek wisata potensial, dan salah satu yang diandalkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk menarik sebanyak mungkin wisatawan asing maupun domistik adalah Pantai Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan.

Areal Sekuting Terpadu Liwa
Saat ini Pantai Tanjung Setia sudah mencari daerah tujuan wisata utama di Lampung Barat bahkan di Lampung, karena untuk tahun 2008 turis asing yang berkunjung di Pantai yang berjarak 250 Km dari Bandar Lampung sudah mencapai 2000 orang, sementara wisatawan local puluhan ribu orang.

Pembukaan kegiatan Semarak Wisata Tanjung Setia dilakukan oleh Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri beberapa waktu yang lalu. Pada kesempatan tersebut Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri mengatakan bahwa dengan semakin banyaknya even atau kegiatan wisata di Lampung Barat, maka dengan sendirinya dunia pariwisata Lampung Barat akan semakin berkembang. Namun Mukhlis Basri mengakui bahwa sektor pariwisata belum menjadi andalan atau penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) utama bagi Lampung Barat. Tetapi karena potensi alam, seni dan budaya yang dimiliki oleh lampung barat inilah maka perlu adanya dukungan dengan adanya kegiatan atau even kepariwisataan.

Berbagai kegiatan promosi seperti keikutsertaan dalam berbagai Expo, Festival Krakatau, Parade Budaya Daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan tujuan dan hasil yang diharapkan yaitu mempromosikan daya tarik wisata dan seni budaya dalam rangka untuk menarik kunjungan wisatawan ke Lampung Barat sebanyak mungkin.

Dengan demikian potensi alam Lampung Barat dapat dijadikan objek wisata andalan pada masa kini dan masa yang akan datang, terlebih lagi jika berbagai objek wisata tersebut diramu dan dikemas dengan paket seni budaya Lampung Barat yang beraneka ragam seperti yang ditampilkan pada even semarak wisata Tanjung Setia Potensi wisata sangat lengkap di Lampung Barat, tetapi potensi itu harus digarap secara maksimal sehingga mendatangkan wisatawan mancanegara.

Meskipun lampung barat kaya akan potensial wisata, tetapi bila tidak disentuh dan ditangani dengan serius, tentunya tidak akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan Lampung Barat. Kita sadari bersama bahwa begitu banyak tantangan yang harus dihadapi untuk menjual potensi wisata lampung barat sebagai daya tarik wisata, sehingga mampu menciptakan efek atau pengaruh yang begitu banyak (multiplier effect) bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tantangan tersebut antara lain masih perlunya penataan objek wisata, belum maksimalnya peran pelaku dunia usaha pariwisata serta belum berkembangnya iklim investasi pariwisata di Lampung Barat. Beranjak dari bagaimana memaksimalkan potensi wisata tersebut makan Dinas Pariwisata Lampung Barat mengadakan Semarak Wisata Tanjung Setia.

Penyelenggaraan semarak wisata tanjung setia ini merupakan yang pertama. Event ini merupakan wahana atau ajang promosi potensi alam dan budaya Lampung Barat dan membangkitkan gairah bagi dunia usaha pariwisata di Lampung Barat. Disamping itu juga event ini sebagai media hiburan bagi masyarakat Lampung Barat.

Untuk itu diharapkan event ini dapat menjadi kalender pariwisata nasional di Propinsi Lampung. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Barat bekerja sama dengan Forum Masyarakat Peduli Wisata (FMPW) di Pekon Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan.

Segmen wisatawan yang akan diharapkan untuk berwisata di Tanjung Setia menawarkan potensi selancar (shurfing), sunset, menyelam, budaya lokal, dan memancing (fishing).

Momentum Semarak Tanjung Setia yang pertama ini, diharapkan kekayaan alam, kearifan lokal, budaya akan menjadi aset pariwisata, juga sebagai wadah pelestarian dan persemaian nilai-nilai budaya daerah Lampung Barat.

Dengan semarak wisata tanjung setia pertama ini, juga diharapkan agar wisatawan minat khusus, seperti ekotourisme, wisatawan ilmiah, wisatawan budaya baik lokal maupun manca negara akan lebih meningkat, sehingga pada akhirnya akan mendukung Visit Year Lampung 2009. Terlebih lagi khususnya bagi wisatawan surfing atau selancar di Pantai Karang Gimbur dengan keindahan dan tantangan yang tidak kalah dengan yang ada di Pulau Dewata Bali.

Kepada seluruh warga masyarakat Lampung Barat umumnya dan masyarakat pesisir selatan khususnya, agar dapat berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Dengan peran serta dan dukungan tersebut, maka keberadaan pariwisata di kabupaten lampung barat ini dapat berkembang lebih maju, sehingga berdampak pada kontribusi pada peningkatan pendapatan daerah serta masyarakat yang berada di lokasi obyek wisata terutama di Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan.

Translate