Objek-Objek Wisata Gorontalo

Untuk mengenang pahlawan Nasional Hi.Nani Wartabone yang memimpin rakyat Gorontalo melawan penjajah Belanda pada hari patriotik 23 Januari 1954, Pemerintah Gorontalo membangun monumen pada tahun 1984.

Monumen ini terletak di Kecamatan Kota Selatan di pusat Kota Gorontalo tepat berhadapan dengan Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, mudah dijangkau dengan kenderaan roda dua dan roda empat. Dilokasi tersebut terdapat taman tempat bermain anak-anak dan tempat bersantai keluarga serta sarana parkir.

TELAPAK KAKI LAHILOTE

Lokasinya terdapat ditepi Pantai Indah 2 Km dari pusat Kota Gorontalo tepatnya di Kelurahan Pohe Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo dapat dijangkau dengan kenderaan roda empat roda dua dan bentor, menurut legenda telapak kaki tersebut adalah bekas telapak kaki seorang pemuda yang menikah dengan bidadari dan jatuh dari kayangan kemudian meninggalkan bekas telapak kaki diatas batu

KOLAM RENANG LAHILOTE

Kolam renang Lahilote adalah sarana rekreasi dan olah raga pada tahun 1985 terdiri dari kolam untuk orang dewasa dan anak-anak yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang, warung makan, tempat ganti pakaian Kolam Renang ini terletak di pusat Kota berdekatan dengan Rumah Adat Dulohupa.

RUMAH ADAT DULOHUPA

Rumah adat Dulohupa adalah gambaran Rumah Adat Gorontalo yang berbentuk panggung dengan bentuk atap yang artistik dan pilar-pilar kayu sebagai hiasannya. kedua tangganya terletak di sisi kiri dan kanan adalah gambaran tangga adat di sebut totihu. Dimana Rumah Adat ini berfungsi sebagai Balai Musyawarah Adat Bandayo Dulohupa.

Nama Dulohupa berarti mufakat untuk memprogramkan rencana pembangunan daerah dan mengatasi setiap permasalahan. Di dalam Rumah Adat ini digelar perlengkapan upacara adat perkawinan berupa pelaminan, busana adat pengantin dan hiasan lainnya

PANTAI INDAH POHE

Terletak di Kecamatan Pohe 2 Km dari pusat Kota Gorontalo. Di tempat ini kita dapat melihat pemandangan yang indah dilepas pantai teluk tomini serta perahu-perahu nelayan di kejauhan yang sedang mencari ikan.

Disamping itu sesekali kita dapat melihat kapal yang akan memasuki pelabuhan Gorontalo diseberang pantai ini sambil menikmati binthe tilenehu atau (jagung bakar) di warung-warung sepanjang pantai pada malam hari.

TANGGA DUA RIBU

Obyek wisata ini bersebelahan dengan Pantai Indah yang jaraknya 200 M, tempat ini pada malam hari ramai dikunjungi kaum muda mudi masyarakat Gorontalo dan para pendatang

BENTENG OTANAHA

Adalah obyek wisata sejarah bangunan peninggalan monumen kuno warisan pada masa lalu dari suku gorontalo dibangun sekitar 1525 letaknya diatas bukit di Kelurahan Dembe I Kecamatan Kota Barat dengan jarak 8 Km dari pusat Kota Gorontalo.

Untuk mencapai benteng ini kita harus menapaki anak tangga sebanyak 351 buah dan dan dapat pula melalui jalan melingkar dengan kenderaan roda empat dan roda dua. Benteng ini yempat perlindungan dan pertahanan Raja-raja Gorontalo ketika melawan kolonial Portugis yang ingin menjajah.

Keunikan dari benteng ini bangunanya terbuat dari campuran kapur dan putih burung 'aleo. Karena letaknya yang berada dipuncak bukit maka dari benteng ini dapat dilihat pemandangan danau limboto Selain benteng Otanaha didekatnya pula dua buah benteng yaitu benteng Otahiya dan Ulupahu

PEMANDIAN BAK POTANGA

Pemandian ini terletak di Kecamatan Kota barat berjarak 5 Km dari pusat kota, sumber air bak pemandian ini berasal dari celah-celah bebatuan. Nama Potanga berati simpang dan menjadi nama kampung dilokasi tersebut, dibangun sejak jaman Belanda

MAKAM KRAMAT DU PANGGOLA

Adalah makam seorang Raja Gorontalo yang bernama Ilato yang bergelar Du Panggola (Bapak Tua) dan Ta'Aulia (Waliyulla), Du Panggola dalam memerintah sangat adil, bijak penuh kearifan serta mengayomi rakyatnya, disamping itu pula beliau adalah orang yang sangat mendalami agama. Wafat pada tahun 1689, makam ini berada dilereng bukit berjarak 500 meter dari Benteng Otanaha.

MAKAM KRAMAT TA'JAILOYIBUO

Letaknya diatas bukit di Kelurahan Donggala Kecamatan Kota Barat yang berjarak 2 Km dari pusat Kota Gorontalo, makam ini adalah makam seorang Aulia Ta'Jailoyibuo yang artinya tidak memiliki pusar, inilah keunikan dari beliau.

MAKAM KRAMAT TA ILAYABE

Berada di atas bukit sekitar kompleks pelabuhan Gorontalo, keunikan makam kramat ini sempat berpindah tempat, makam tersebut ditandai bendera putih yang artinya makam orang suci yang bernama Tulutani Male dan Gelar Ta Ilayabe.

Konon Almarhum adalah seorang Hulubalang kerajaan Gorontalo dimasa lalu, Gelar adat Ta Ilayabe ini diberikan karena atas jasanya menaklukan hati Raja Ternate melepaskan Gorontalo dari jajahannya, Ta Ilayabe artinya orang yang dikipas, kipaslah diriku, demikian permintaannya untuk meredam amarahnya saat bersitegang dengan Raja Ternate karena diremehkan saat menyampaikan upeti.

Pada waktu itu ia marah besar dan mengeluarkan ilmu kesaktiannya menancapkan ujung jari kaki ketanah, maka menyemburlah air dan ia berkata "Bila Paduka Raja masih menjajah Gorontalo maka tanah ternate akan kutengelamkan. Nah pada saat itu pula Raja Ternate berjanji dan menyatakan melepaskan Gorontalo dari daerah jajahannya.

MAKAM KRAMAT HAJI BUULU

Letaknya dipusat Kota Jl. Teuju Umar. Hi Buulu artinya Haji Rusa. Konon kenapa beliau di beri gelar Haji Rusa karena pada saat melaksanakan ibadah Haji ke Tanah Suci beliau terbang dengan mengenderai seekor rusa.

Disana beliau sempat melanggar satu aturan yakni memasuki Ka'bah tanpa ijin dan melihat sesuatu didalamnya. Karena keingutahuannya beliau menengadah ke langit-langit Ka'Bah perbuatan ini diketahui oleh seorang syekh dan ia dikutuk untuk tujuh turunan tidak diperkenankan menunaikan Ibadah Haji. Dan apabila memaksakan diri maka akan berlaku kutukan yang diberkan kepada beliau yakni semacam daging yang tumbuh di kepala menyerupai tanduk rusa.

Menurut kepercayaan masyarakat Gorontalo bahwa Gorontalo senantiasa luput dari bencana alam maupun bencana laiinya adalah berkat roh-roh para aulia-aulia tersebut.

MAKAM KRAMAT PULUBANGA

Letaknya di kelurahan Tanjung Kramat sekitar 4 Km, Almarhum adalah seorang peberani yang memiliki ilmu yang tinggi yang dihidayahi oleh Tuhan. Hidayah ini dipergunakan beliau dalam menegakkan keadilan dan kebenaran serta melindungi rakyat yang tertindas.

Sumber : www.gorontalokota.go.id