Monday, December 23, 2019

Wisata ke Pantai Krui, Lampung Barat

 
Krui adalah ibukota kecamatan Pesisir Tengah dulunya masuk dalam Kabupaten Lampung Barat, tetapi setelah pemekaran sekarang masuk ke Kabupaten Pesisir Barat, yang berhadapan langsung dengan  Samudera Hindia.
Pantai Jukung Krui, Kabupaten Pesisir Barat
Berselancar di Pantai Jukung Krui, Kabupaten Pesisir Barat


Potensi pariwisata Krui sangat luar biasa karena memiliki pantai dengan ombak laut cukup besar sangat cocok bagi mereka yang suka berselancar.

Keindahan lain Kota Krui yaitu teluk kecil yang letaknya berada di depan kampung nelayan yang berada dipinggi pantai.  Di perairan teluk kecil inilah banyak ditemukan ikan marlin yang banyak dicari nelayan.

Posisi Kota Krui yang berhadapan langsung dengan Lautan Samudra Hindia, menjadikan Krui sebagai Kota wisata dengan ombak yang super menarik bagi wisatawan manca negara yang hoby berselancar.  Destiansi yang paling menarik adalah  Pantai Labuhan Jukung. Selain itu juga Pantai Walur yang juga memiliki ombak yang tinggi.

Pantai Jukung Krui. Berselancar di Pantai Jukung Krui, Kabupaten Pesisir Barat

Dari hasil kehutanan Krui termasuk pemilik komoditas damar yang terkenal. potensi lain perkebunan yaitu lada dan cengkeh.

Sejarah dari Skala Brak terkait dengan cerita tentang adanya Suku Tumi yang lari tersebut dapat dikalahkan  Lemia Ralang Pantang yang berasal dari wilayah Danau Ranau. Penaklukan ini dibantu juga oleh Paksi Pak Sekala Brak yang memiliki balatentara yang dipimpin oleh lima petinggi militer Paksi Pak Sekala Brak.  Jadi nama Punggawa Lima ini diabadikan menjadi nama tempat. Para Punggawa bersama tentaranya ini akhirnya menetap diwilayah ini.

Labuhan Jukung, Krui
Masyarakat Krui termasuk masyarakat maritim yang hebat, mereka sudah berlayar dan pencari ikan yang tangguh. Sumber perekonomian yang lain dari berdagang dan bertani.

Seperti kebanyakan kota dipinggir pantai banyak penduduk pendatang disini.  Ada wilayah yang sebagian besar adalah penduduk asli yaitu masyarakat yang berada di Kampung Ulu Krui dan Way Napal. Bisa dibilang sebagian besar adalah orang Lampung asli.  Selain itu juga warga Bandar, La'ay, Pedada dan juga warga yang di Way Sindi.  Menurut cerita meraka  termasuk masih keturunan Suku Tumi yang tidak ikut migrasi. 

Dari Bandar Lampung berangkat ke Krui membutuhkan waktu sekitar 6 jam perjalanan. Melalui Kabupaten Pesawaran dan Lampung Barat.

Photografer :  Azzahra R.

Saturday, October 5, 2019

Pulau-Pulau Indah di Provinsi Gorontalo

Pulau-Pulau di Gorontalo. Provinsi Gorontalo yang ada dibagian timur dan utara Indonesia berada Semenanjung Gorontalo (Gorontalo Peninsula) di Pulau Sulawesi. Provinsi yang mendapat julukan “Serambi Madinah” ini didirikan pada tanggal 5 Desember 2000, dan beribukota di Kota Gorontalo. Luas dari wilayah Provinsi Gorontalo adalah 12.435,00 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 1.166.142 jiwa  pada tahun 2018.

Salah satu tokoh nasional kita, Presiden Ketiga Indonesia, Alm. Prof. DR. Ing. B.J. Habibie berasal dari Provinsi Gorontalo. Banyak tokoh nasional lainnya yang berasal dari Gorontalo. Para tokoh yang banyak menyebar di seluruh Indonesia ini karena masyarakat Gorontalo suka merantau.

Merupakan budaya orang Gorontalo yang suka merantau mirip dengan budaya Minang Sumatra Barat yang juga para lelakinya suka merantau. Para perantau (diaspora) Gorontalo menyebar di seluruh Nusantara bahkan juga dunia. Menurut Wikipedia.org, Jumlah diaspora orang Gorontalo bisa mencapai lima kali lipat dari jumlah penduduk Gorontalo yang tinggal di Provinsi Gorontalo.

Istilah Gorontalo pada masa lalu bermula dari nama salah satu Kerajaan Hulontalang. Istilah Hulontalangi artinya adalah lembah mulia. Dari nama kerajaan inilah akhirnya muncul nama Gorontalo.
Kewargaan dari suku Gorontalu berasal dari persekutuan dan perserikatan 5 kerajaan di wilayah Gorontalo yang disebut dengan istilah ”Limo Lo Pohala'a.”

Letak Provinsi ini sangat unik karena berada di ujung barat utara dari Pulau Sulawesi. tepatnya di bagian barat dari Provinsi Sulawesi Utara. Wilayah Gorontalo juga memiliki area perairan yang cukup luas plus dengan keberadaan pulau-pulau yang sangat indah. Beberapa pulau-pulau itu yang sering menjadi destinasi wisata yaitu Pulau Saronde , Pulau Cinta,  dan Pulau Diyonumo.

Sebenarnya banyak sekali pulau-pulau di Gorontalo, karena posisi wilayah Gorontalo yang berada di wilayah ujung Sulawesi dan wilayah perairan yang merupakan kepulauan. Seperti Pulau Burung Besar, Pulau Burung Kecil, Pulau Karang, Pulau Karanji, Pulau Mabasar, Pulau Madiki, Pulau Maraati, Pulau Maruangi,
Pulau Menara, Pulau Pajongge Da'a, Pulau Pajongge Kiki, dan lainnya masih banyak yang belum disebutkan. Demikian banyaknya pulau-pulau di Gorontalo maka focus ulasan wisata kita tiga pulau dulu, yaitu Pulau Saronde , Pulau Cinta,  dan Pulau Diyonumo.

Masing-masing pulau memiliki ciri khas dan keindahan sendiri. Ini merupakan potensi yang besar di bidang Pariwisata bagi Provinsi Gorontalo untuk menarik wisatawan domestik atau juga mancanegara untuk  menikmati wisata alam yang masih alami.

Pulau Diyonumo 

Pulau Diyonumo, Provinsi Gorontalo. Photo by rri.co.id.

Pulau Diyonumo yang terletak di Desa Deme II Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo. Pulau ini memiliki pantai pasir putih yang bersih dan alami, Di pulau cantik ini juga memiliki sebuah bukit yang akan membuat takzub saat mata memandangnya.

Untuk dapat berkunjung ke Pulau Diyonumo Anda dapat menggunakan perahu/kapal dengan berlayar selamar 10 menit dari Desa Deme 2. Perahu-perahu tersebut disebut dengan katinting yang sudah biada disewakan kepada para wisatawan yang datang kesini.

Untuk menuju Desa Deme 2 dari Kota Gorontalo bisa menggunakan mobil atau motor Ke Kecamatan Sumalata. Dari Kota Gorontalo ke Sumalata membutuhkan waktu perjalanan selama kurang lebih 2-3 jam.  Setelah sampai di Kecamatan Sumalata silahkan sampaikan ke supir kendaraan untuk ke Desa Demi 2 untuk naik katinting. Biasanya mereka sudah paham.

Begitu kita sampai di pulau itu kita akan menyaksikan bersihnya air dan pasir yang bisa kita buat untuk tiduran di pantai. Kita juga bisa berenang, tetapi sebaiknya menggunakan baju pelampurng agar aman. Kegiatan lainyang menarik adalah  memancing untuk membakar ikannya. Akan lebih baik kita sudah siapkan nasinya dari rumah agar wisata terasa lengkap dengan makan dipinggir laut di pulau yang indah.

Pulau Cinta


Pulau berukuran kecil dengan bentuk yang unik berbentuk tanda love yang indah dengan bentangan pasir putih didalamnya.  Pulau ini terletak di selatan daratan Gorontalo. Karena ukurannya yang kecil pulau ini tidak berpenghuni, tetapi dikembangkan menjadi kawasan resort dengan fasilitas yang sangat baik.
Ada yang menyebut Pulo Cinta  dengan sebutan Maldives ala Indonesia. Karena bentuk yang indah mirip seperti Pulau Maldivas di Argentina, Amerika Latin.

Pulau Cinta di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Photo By : @pulocinta

Untuk mencapai pulau ini dari Bandara Jalaluddin Gorontalo, Anda bisa melakukan perjalanan ke Kabupaten Boalemo, tepatnya di Kecamatan Tilamuta selama 2 jam dengan  menggunakan bus atau mobil sewaan.

Sesampai di Tilamuta perjalanan Anda dilteruskan dengan menggunakan perahu motor atau boat langsung ke Pulau Cinta.  Perjalanan ini membutuhkan waktu pelayaran kurang lebih sekitar 30 menit.

Pulau Saronde

Pulau Saronde wilayah perairannya masuk Kecamatan Ponelo Kepulauan, Kab. Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Pulau kecil tetapi indah ini menjadi destinasi yang sudah banyak dikenal wisatawan baik lokal maupun mancanegara.  Para penduduknya pun selain sebagai nelayan juga mengandalkan potensi wisata. Bisa dibilang warganya sudah sadar wisata karena sudah menjadi satu dalam perekonomian di pulau ini.

Pulau Saronde Kab. Gorontalo Utara. Air laut sangat jernih. Photo by gorutkab.go.id.

Pulau Saronde berada di utara dari Teluk Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Bila hendak melihat keindahan Pulau Saronde, Untuk mencapai Pulau Saronde dari Kota Gorontalo. Anda pertama menuju Pelabuhan Kwandang di Teluk Kwandang dengan menggunakan kendaraan umum berupa bus atau mobil sewaan atau juga bisa menggunakan bentor (bendi motor).

Jaraknya sekitar 50 km dengan perjalanan menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam. Dari sini bisa dilanjutkan dengan naik perahu penumpang berukuran besar menuju Pulau Saronde. Waktu yang dibutuhkan untuk berlayar sekitar 45 menit. Selama perjalanan kita akan menyaksikan pemandangan yang indah dan bisa sambil berphoto ria diata perahu.

TheIndonesiaAdventure.com Team Writter

Tag. : Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Pulau di Gorontalo, Pulau Saronde, Pulau Cinta, Pulau Diyonumo, wisata Gorontalo, Kota Gorontalo

Wednesday, September 18, 2019

Kapal Dharma Rucitra I Bak Hotel Berkelas yang Berlayar

 
Kapal  Dharma Rucitra I adalah kapal penyebrangan dari Dermaga Bakauheni di Lampung ke Dermaga Merak di Banten dan sebaliknya. Sebelum beroperasi di Selat Sunda kapal yang dulunya bernama "Vega" ini pernah beroperasi di Pelabuhan Surabaya, setelah masa perawatan dan pemeliharaan disana. 

Kapal ini adalah salah satu kapal yang paling ekslusif dengan fasilitas yang cukup mewah bak hotel berkelas berlayar. Bisa dibilang kapal ini seperti kapal pesiar. Bisa juga disebut sebagai cruise ship-nya Selat Sunda. Kapal Ro-Ro tetapi sudah berkonsep kapal wisata. Walaupun dibangun sejak tahun 1990, tetapi perawarannya cukup bagus sehingga kondisinya masih sangat baik. 

KMP Dharma Rucitra 1 sedang berlabuh di Pelabuhan Bakauheni
Kapal Dharma Rucitra I  yang  dibeli dari perusahaan swasta Jepang pada tahun 2013 ini adalah salah satu kapal yang dimiliki oleh PT. Dharma Lautan Utama (DLU). Kapal  ini  bertype RO-RO/Passenger Ship dan  mempunyai tonase kotor 6698.  Kedepannya ada aturan dari Kementerian Perhubungan bahwa kapal yang beroperasi di Selat Sunda untuk fasilitas roro akan diganti yang lebih besar dengan minimal bobot kapal minimal 5.000 GT. Tentu Kapal Dharma Rucitra I telah memenuhi persyaratan ini.

Kapal roro ini berkapasitas penumpang 750 orang, 110 unit mobil sejenis minibus, 20 unit truk dan 500 sepeda motor.  Kapasitas yang cukup banyak ini karena KMP Dharma Rucitra 1 termasuk kapal yang paling besar untuk pelayanan Selat Sunda.

KMP Dharma Rucitra 1 kapal berukuran besar
Pelayanan KMP Dharma Rucitra I memiliki motto “Kami melayani negeri dengan memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan sebagai tamu kami yang terhormat”.  Semangat dari motto ini sangat terlihat dengan adanya berbagai fasilitas yang tersedia dengan kualitas yang sangat bagus.

Team TheIndonesiaAdventure.com berkesempatan naik kapal ini dan berkeliling melihat-lihat fasilitas yang ada. Fasilitas di kapal ini cukup lengkap salah satu yang agak membuat kami terkejut adalah adanya escalator yang sangat bagus, bersih dan modern Ini wajah pertama KMP Dharma Rucitra 1 yang kami lihat.

Ruang bermain untuk anak-anak yang menarik di dalam kapal
Paradigma yang ada selama ini kapal penyeberangan Selat Sunda sudah merasa terbiasa dengan kondisi desk masuk pertama yang sering kali bau pesing, becek, dan sampah dimana-mana. Kondisi ini karena memang sudah begitulah adanya membuat penumpang sudah beradaptasi karena kondisi dan  keterpaksaan.
Fasilitas yang tersedia pada KMP Dharma Rucitra 1

Dari lorong eskalator kami menyaksikan keistimewaan lainnya. Pintu terbuka secara otomatis dan ruangan tengah di longe yang seperti hotel. Kami juga merasakan kesejukan setelah masuk kedalam, terasa sekali ac-ac lantai dua ini berjalan dengan sangat baik.

Fasilitas eskalator yang keren, bersih dan modern
Begitu sampai diruangan atas kami juga bertemu dengan pramugari kapal. Para  pramugari dikapal ini juga seperti layaknya pramugari di pesawat terbang, berpakaian rapid an terlihat professional. Mereka menyambut dengan ramah dan mengucapkan selamat datang. Mereka juga memberikan petunjuk arah ruangan-ruangan tunggu penumpang.

Begitu masuk ke ruang kelas ekonomi, terlihat deretan tempat duduk empuk yang nyaman untuk diduduki dengan hawa sejuk ac yang segar dan dingin. Tempat duduk disini bahkan lebih baik dari tempat duduk di pesawat terbang yang sering kali terasa sempit dan dengkul yang mentok dengan kursi depan.

Bendera Merah Putih berkibar di KMP Dharma Rucitra 1
Kembali keluar memasuki ruang lobby yang sudah tersedia kursi sofa yang nyaman untuk ngobrol-ngobrol sambil menunggu kapal sampai. Serasa ada di café, apalagi tempat memesan kopi juga tidak jauh dari ruang itu. Jangan kaget kalau semua ruangan-ruangan itu tersedia gratis, tidak ada penambahan biaya.

Ada pengecualian untuk ruangan kamar VIP yang dikenakan tarif. Biaya tariff untuk menyewa ruangan tersebut ada yang sebesar Rp. 200.000,- dan ada juga yang sebesar Rp. 250.000,-, ruangan  kamarnya bisa digunakan oleh lebih dari 5 orang. Jadi bagi penumpang yang membawa keluarga kamar-kamar VIP ini sangat cocok.

Bagian luar kapal yang bersih dan nyaman, dengan tempat duduk seperti cafe
Untuk ruang dan tempat tidur yang gratis ada juga. Ruangan ini telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan adanya deretan tempat tidur yang bisa berselonjor dengan nyaman. Di raungan ini ac-nya cukup dingin dan ada televise pada setiap deret tempat tidurnya.

Kondisi perjalanan laut yang penuh angin laut, lelah dan cukup lama diperjalanan membuat penumpang sering kali jatuh sakit, atau memang sudah sakit sejak dalam perjalanan sebelumnya. Di kapal ini  telah disediakan dokter dan paramedic professional dan juga tersedia obat-obatan dari penyakit ringan hingga penyakit parah seperti penyakit jantung.
Tempat duduk penumpang empuk nyaman dan bisa disenderkan kebelakang
Untuk yang lapar karena belum sempat makan selama di tol bisa makan direstoran yang ada di lantai dua. Restoran kapal ini sangat nyaman. Harga-harga yang tercantum jelas  diruang restorasi itu tergolong tidak mahal, sangat wajar, bahkan untuk satu dua menu malah tergolong murah. Tersedia berbagai menu seperti halnya restoran. Ada mie goring, mie rebus, nasi goring, pecel lele, nasi ayam, mie ayam, bakso. Berbagai minuman jus, teh hangat dan susu juga ada. Bagi anggota group WA jangan lupa disini ada kopi.  Udah waktunya ngopi …
Tangga, lantai dan dinding sangat bersih
Bagi penumpang yang membawa anak kecil, dikapal yang telah mendapatkan penghargaan sebagai kapal roro dengan pelayanan terbaik ini tersedia ruangan bermain anak. Di dalamnya ada mainan, rumah-rumahan, perosotan, mobil-mobilan dan sebagainya. Ruangan didesaign sangat familier untuk anak-anak. Dinding penuh lukisan yang manarik dengan warna-warna cerah.

Kita tentu berharap agar kualitas pelayanan yang ada pada KMP Dharma Rucitra 1 ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Semoga keberadaan KMP Dharma Rucitra 1 bak hotel berkelas berlayar ini bisa menjadi inspirasi bagi para pengelola kapal angkutan penumpang lainnya bukan saja di Selat Sunda tetapi semua pelayanan pelayaran penumpang di seluruh Indonesia.
Piagam Penghargaan Katagori Pelayanan Prima 2018 diterima PT. Dharma Lautan Utama
Perusahaan pengelola KMP. Dharma Rucitra 1, PT. Dharma Lautan Utama secaraq berturut-turut selalu mendapatkan penghargaan dari Pemerintah sebagai Pengelola Pelayaran Terbaik untuk katagori Pelayanan Prima  dari tahun 2015 samapai tahun 2019. Ini merupakan perestasi yang luar biasa. Prestasi ini terbukti dari kepuasan penumpang.

Selamat KMP Dharma Rucitra 1!

Sumber dan referensi :
-  dlu.co.id, Situs PT. Dharma Lautan Utama, Armada Pelayaran Nasional

Photografer : Azzahra R.

TheIndonesiaAdventure.com Team Writter
#TheIndonesiaAdventure

Tuesday, February 28, 2012

Beningnya Air Laut di Pantai Klara, Ketapang, Pesawaran

 
Pantai Kelapa Rapat atau juga sering disebut sebagai Pantai Klara saat ini menjadi destinasi yang cukup diminati oleh masyarakat. Selain lokasinya dekat dengan Bandar Lampung yaitu di Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Tepatnya berada di bagian barat dari Bandar Lampung. Posisi pantai ini sebagai pesisir yang menjadi deretan pantai dalam wilayah Teluk Lampung dan juga Selat Sunda. Iklim tropis dengan udara yang masih segar dan sejuk menjadikan tempat ini sangat mendukung sebagai destinasi wisata pantai.

pantai Ketapang Pesawaran
Kejernihan air laut di pantai Kelapa Rapat, Ketapang, Pesawaran selalu menggoda untuk berenang

Jarak dari Bandar Lampung ke Pantai Klara kurang lebih 20 Km. Lama perjalanan sekitar 1 jam saja. Sehingga dengan jarak yang dekat ini bisa menghemat waktu dan tenaga. Apalagi bila liburan kita hanya mengandalkan Sabtu Minggu. Pantai-pantai yang dekat dengan Bandar Lampung bisa  menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur singkat.

Perahu pengangkut penumpang ke pulau-pulau yang ada disekitar pantai Kelapa Rapat

Keunikan Pantai Klara adalah area pantai putihnya yang luas dan lokasi air laut yang luas tetapi sangat dangkal, sehingga sangat cocok untuk anak kecil yang berenang. Orang tua akan merasa aman jika pantainya landai dan tidak curam. Kelandaiannya cukup luas pada area yang luas dari bibir pantai sampai ketengah jaraknya bisa sekitar 200 meter.

Jika kita berdiri diperairan yang landai itu kita bisa melihat dasarnya dengan sangat jelas, bahkan ikan, kepiting, ubur-ubur, rumput laut pun bisa sangat jelas terlihat. Hati-hati kalau berjalan di lokasi ini jangan menginjak karang atau koral karena takut merusak.

Sering ada kumpulan ikan-ikan kecil bergelombolan berjalan kesana kemari, kalau kita jalan disekitarnya ikan-ikan itu akan menjauh.  Ikan-ikan yang berwarna-warni juga sering terlihat dan memunculkan diri.

Pantai ini berada di Teluk Lampung sehingga kita dapat melihat alam sekitarnya yang dibentuk dari perbukitan dan gunung-gunung dipinggir pantai. Banyak pohon kelapa yang berderet-deret dan cukup rapat. Mungkin ini juga yang menyebabkan nama pantai ini menjadi Kelapa Rapat yang disingkat Klara.

Untuk masuk kepantai ini cukup murah karena tarip perorangnya hanya dipungut sebesar Rp. 10.000,- saja.  Di dalamnya juga banyak tempat penyewaan gubuk-gubuk untuk meletakkan barang.

Di dalamnya banyak penyewaan perahu boat, banana boat, perahu dayung dan sebagainya. Untuk perahu boat sekali sewa sebesar Rp. 50.000,0 bisa untuk dua orang. Untuk banana boat harganya sekitar Rp. 150.000 bisa digunakan sebanyak 5 orang.  Untuk penyewaan satu buah ban untuk berenang Rp. 20.000 per hari  bisa digunakan sepuasnya.

Pantai Ketapang di Lampung
Demikian jernihnya air laut di pantai Ketapang, Pesawaran


Photografer :  Azzahra R.

Wednesday, December 28, 2011

Activity Fishermen in the Gulf South Betung (Teluk Betung Selatan), Lampung











Sunday, November 20, 2011

Pantai Pangandaran, Ciamis Jawa Barat Sunsetnya Sangat Indah

Menikmati keindahan pantai legendaris Pangandaran, dengan pasir halus dan air lautnya yang bersih. Banyak wisatawan yang datang ke pantai ini selama musim liburan. Istilah Pangandaran ada sejarahnya loh. Pangandaran berasal dari kata pangan yang artinya makanan, sedangkan daran artinya para pendatang, sehingga Pangandaran itu maksudnya adalah makanan bagi para pendatang.

Pantai Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Photo : Pixabay.

Pantai ini terletak di Kabupaten Pangandaran yang merupakan pemekaran Kabupaten Ciamis dan terletak di sebelah tenggara Jawa Barat, tepatnya di Desa Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. Posisi pantai Pangandaran berada 92 km dari Kota Ciamis ke arah Selatan.

Pantai Pangandaran memiliki tanjung, berupa daratan yang menjorok ke laut. Daratan ini merupakan kawasan cagar alam yang sekarang sering disebut Taman Wisata Alam dan Cagar Alam Pangandaran.  Luas wilayah cagar alam ini 497 Ha dan memiliki luas taman laut 470 Ha.

Banyak pepohonan yang tumbuh di daratan yang menjorok itu. Berbagai tumbuhan yang ada 80% adalah vegetasi hutan sekunder tua, sedangkan sisanya adalah hutan primer. Keberadaan daratan dan hutan di atas laut itu menjadi benteng alam dari derasnya gelombang besar untuk sampai ke pantai. Air laut yang berada dipantai juga jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama, memungkinkan Anda untuk berenang dengan aman.

Di Kawasan Cagar Alam Pengandaran itu terdapat juga goa-goa. Ada goa yang alami dan juga goa yang dibuat oleh tentara Jepang. Ada beberapa goa seperti Goa Lanang, Goa Rengganis, Goa Sumur Mudal, dan Goa Miring.  Di antara goa itu ada juga goa dari ribuan tahun lalu dan masuk sebagai goa pra sejarah yang memiliki batuan stalaktit dan stlakmit. Selain itu wilayah cagar ini memiliki satwa liar, biota laut dan vegetasi alamnya yang masih alami.

Vegetasi di Cagar Alam Pangandaran, Jawa Barat.

Pemandangan disini sangat indah membuat Anda yang suka mengambil gambar/photo  landscape dengan kamera mendapatkan banyak spot photo yang menarik.  Ombak-ombak yang menakjubkan dan bisa melihat aktifitas perahu nelayan menjelang sore.

Selain itu, Anda juga memiliki alternatif berupa atraksi pantai yang sangat menyenangkan, seperti wind surfing, scuba diving, snorkeling, berperahu menyeberang ke Pasir Putih, serta melihat-lihat karang dan berbagai ikan hias yang indah di dalam laut.

Berlatarbelakang Cagar Alam Pananjung yang kaya akan flora dan fauna, pantai ini juga memberikan kesempatan unik bagi Anda untuk melihat terbit dan terbenamnya matahari dari satu tempat yang sama.
Di sini juga Anda dapat mengintip banteng, rusa, dan hewan lainnya yang menyatu dengan keindahan cagar alam yang terjaga kelestariannya serta masih asri dan bersih.

Sunset di Pantai Pangandaran di Ciami, Jawa Barat.

Satu lagi yang menjadi daya tarik Pantai Pangandaran yaitu menikmati sunrise dan sunset di pantai ini. Kita bisa dapatkan kedua-duanya baik sunset maupun sunrise, kalau mau menunggu waktu sunset pada jam 17.20 WIB sampai dengan jam 17.45 WIB. Sedangkan untuk dapat melihat sunrise harus datang lebih pagi sekitar jam 5.30 WIB.

Jarang ada pantai yang bisa mendapatkan posisi spot photo sunset dan sunrise dari satu tempat. Posisi pantai yang menjorok seperti tanjung memudahkan wisatawan untuk melihat posisi matahari di barat dan ditimur. Warna kuning kemerahan diantara riak-riak ombak dan langit biru kemerahan menjadi pemandangan yang ditunggu-tunggu para photografer.

Untuk menuju pantai Pangandaran.  Jika Anda berasal dari Jakarta maka cukup dari Desa Rambutan untuk pergi langsung ke Pangandaran dengan menggunakan bus yang langsung ke Ciamis atau Pangandaran. Waktu perjalanan yang dibutuhkan untuk menuju Ciamis selama 7 jam perjalanan.

Selain melalui darat Anda juga bisa melalui melalui perjalanan udara. Pertama-tama berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Nusawiru Pangandaran, Salah satu maskapai yang menjalani rute ini adalah Susi Air. Setelah sampai di Ciamis, kita dapat mengendarai kendaraan umum menuju Pantai Pangandaran yang banyak tersedia disini.

Tag : Pangandaran, pantai pangandaran, alam, kota ciamis, pantai, wisata pantai, laut, pasir putih, pantai bersih, pangandaran, sunset, Wisata Jabar, Wisata Jawa Barat

Translate